"Sudah ada kepastian untuk dua keluarga yang telah menunggu bertahun-tahun untuk ini," ujar Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (11/9).
Mattis memuji "kerja bagus" para ilmuwan forensik yang dianggap sangat cepat dalam mengidentifikasi dua jenazah itu berkat berbagai dasar informasi, termasuk lokasi penemuan jenazah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemulangan jenazah ini sendiri merupakan salah satu kesepakatan yang tercapai dalam pertemuan bersejarah antara Presiden AS, Donald Trump, dengan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, 12 Juni lalu.
Delegasi PBB ini dipimpin oleh Mayor Jenderal Angkatan Udara, Michael Minihan, yang menjabat sebagai kepala staf komando tentara AS di Korsel saat perang berkecamuk. (cin/has)