"Saya memiliki harapan besar dan kami akan bertemu lagi dengan banyak prestasi," ujar Maduro melalui siaran langsung dari bandara sebelum ia bertolak ke China, Rabu (13/9).
Menteri Luar Negeri Cina menyatakan bahwa kunjungan Maduro akan berlangsung dari Kamis hingga Sabtu atas undangan Presiden Xi Jinping, seperti dilansir kantor berita Xinhua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Rodriguez juga dilaporkan bertemu dengan Zhang Jianhua, presiden perusahaan minyak negara, CNPC, untuk membahas rencana kerja sama. Namun, jubir CNPC tidak bisa memberikan tanggapan terkait laporan pertemuan ini.
CNPC terkenal sebagai investor besar dalam eksplorasi minyak bumi dan gas di Venezuela, membayar pinjaman pemerintahan dalam satu kesepakatan.
Aliran dana dihentikan tiga tahun lalu. Namun, Venezuela mengajukan usulan mengubah syarat pertukaran di tengah kejatuhan harga minyak yang menyebabkan negaranya mengalami hiperinflasi.
Kementerian keuangan Venezuela menyatakan bahwa Bank Pembangunan China meminjamkan $250 juta untuk mendorong produksi minyak, tapi tak ada penjelasan lebih lanjut.
Sebelumnya, Venezuela juga menerima pinjaman $5 miliar untuk sektor minyak negara dari China.
Kini, Beijing dilaporkan masih menunggu pengumuman Maduro tentang rencana ekonomi, termasuk mengenai devaluasi dan sistem nilai tukar. (sab/has)