Pria bersenjata itu menurut para saksi berpakaian ala musikus Mariachi--musik tradisional Meksiko. Pelaku mengumbar tembakan dengan pistol dan senapan, membuat pengunjung bar di Plaza Garibaldi berlari dan berteriak.
"Kejadian di plaza yang terkenal karena bar dnegan live musiknya itu menewaskan tiga pria dan dua wanita," kata pejabat pemerintah Kota Meksiko dikutip Reuters, Sabtu (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Delapan lainnya, termasuk satu orang asing, terluka dalam insiden itu," ujar pejabat kejaksaan Kota Meksiko.
Hal ini karena pihak kepolisian mendapati dua dari tiga pria yang tewas, berusia 36 dan 46 tahun, sebelumnya pernah dihukum karena perampokan. Bahkan salah satunya juga pernah dihukum karena tuduhan perdagangan narkoba.
Plaza Garibaldi berbatasan dengan Tepito yang menjadi sarang kelompok La Union, yang disebut polisi berada di belakang meningkatnya perdagangan narkotika di Meksiko.
Tempat bersejarah itu terletak beberapa blok dari salah satu alun-alun terbesar Amerika Latin, tempat ribuan orang berkumpul pada Sabtu malam untuk melihat Presiden Enrique Pena Nieto menyampaikan seruan tradisional "Hidup Meksiko!" dalam merayakan Hari Kemerdekaan.
Meksiko dilanda gelombang kekerasan sejak perang terhadap kartel narkotika dan obat bius di negara itu pada 2006.
Sejak itu, lebih dari 200.000 orang tewas dibunuh. Setahun lalu, jumlah korban tewas mencapai 28.702 orang dan 37.000 orang lainnya dilaporkan hilang.
[Gambas:Video CNN] (osc)