"Kim Jong-un sepakat mengizinkan inspeksi nuklir, membicarakan negosiasi lebih lanjut, dan secara permanen menutup situs uji coba dan peluncuran (rudal) dengan kehadiran ahli internasional," kata Trump melalui akun Twitter pribadinya.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemauan Korut untuk menutup situs uji coba rudal ini dipastikan oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, setelah bertemu dengan Kim Jong-un di Pyongyang.
"Korea Utara sepakat menutup permanen situs uji coba mesin rudal Tongchang-ri dan fasilitas peluncuran rudal dengan kehadiran para ahli dari negara terkait," ujar Moon sebagaimana dikutip AFP.
Dalam lawatan perdananya ke Pyongyang selama tiga hari ini, Moon memang berharap bisa membantu menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi yang telah disepakati Kim dan Trump pada Juni lalu di Singapura.
Sejak pertemuan itu, tekanan terus bermunculan terkait hasil konkret denuklirisasi yang disepakati dalam KTT tersebut.
Dalam KTT itu, Kim menyatakan dukungannya terhadap perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea tanpa penjelasan rinci. Sejak saat itu, Pyongyang dan Washington bersilang pendapat terkait bagaimana proses denuklirisasi di kawasan berlangsung. (has)