Ahli cuaca dari Badan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina mengatakan bahwa tekanan udara rendah terlihat sekitar 2.006 kilometer di wilayah Timur Visayas dan kemungkinan akan berkembang menjadi siklon tropis.
Badai tersebut diperkirakan akan memasuki wilayah tanggung jawab Filipina (PAR) pada Sabtu atau Minggu. Jika terbentuk menjadi siklon tropis maka nama lokalnya adalah "Paeng."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Filipina dihantam Topan Mangkhut yang membawa angin berkecepatan lebih dari 200 kilometer perjam, merenggut puluhan nyawa, bahkan diperkiran dapat mencapai seratus orang.
Setelah itu, tanah longsor melanda sejumlah titik di Filipina hingga menewaskan setidaknya 22 orang. (cin/has)