Kementerian Kesehatan Tunisia mengatakan insiden ini merupakan salah satu kecelakaan paling mematikan. Kondisi jalanan rusak menjadi nilai minus bagi keselamatan berkendara.
Kementerian Dalam Negeri sebelumnya melaporkan 22 dari 43 penumpang tewas. Jumlah ini bertambah setelah ada korban kritis yang kemudian tidak bisa diselamatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bus dilaporkan rusak parah dengan bagian atap nampak lepas dan beberapa bagiannya penyok.
[Gambas:Video CNN]
Bus yang ditumpangi oleh wisatawan domestik hendak menuju pegunungan Ain Draham. Lokasi ini merupakan destinasi favorit warga ketika memasuki musim gugur.
Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia pada 2015 tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Afrika terhitung tinggi. Tunisia menjadi negara dengan kecelakaan lalu lintas tertinggi, disusul Afrika Utara, dan Libya. (evn)