Ali Khamenei Sebut AS Terkait Serangan ke Parade Militer Iran

AFP dan Reuters, CNN Indonesia | Minggu, 23/09/2018 00:02 WIB
Ali Khamenei Sebut AS Terkait Serangan ke Parade Militer Iran Serangan mematikan ke arah parade militer Iran di kota Ahvaz disebutkan Ayatullah Ali Khamenei didalangi sekutu AS di kawasan teluk. (Official Khamenei website/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin agung Iran, Ayatullah Ali Khamenei mengecam serangan terhadap parade militer di negara tersebut, Sabtu (22/9). Serangan tersebut, kata Khamenei, ditudingnya dilakukan sekutu Amerika Serikat di wilayah tersebut.

"Kejahatan ini adalah kelanjutan dari banyak plot di kwasan ini yang menjadi boneka Amerika Serikat, dan tujuan mereka adalah menciptakan rasa tidak aman di negeri kita tercinta," ujar Khamenei dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Reuters.


Pemimpin tertinggi di negara Iran itu tak menyebutkan nama negara yang ia sebut sebagai sekutu AS di wilayah tersebut. Namun, seperti dikutip Reuters, setidaknya dua negara sekutu AS yang bisa menjadi kambing hitam yakni Israel dan negara-negara teluk Arab lainnya, termasuk Arab Saudi.


Hingga berita ini ditulis sebanyak 60 orang terluka akibat serangan parade militer yang digelar di kota
Ahvaz, Provinsi Khuzestan, pada Sabtu (22/9) siang.

Khuzestan adalah provinsi Iran yang berbatasan dengan Irak. Khuzestan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan komunitas etnis Arab Sunni terbesar. Selain itu, Khuzestan juga dikenal sebagai medan pertempuran utama konflik antara Iran dan Irak.

"Jumlah korban tewas mencapai 24 orang. Beberapa di antaranya adalah wanita dan anak-anak," ujar Kantor Berita IRNA, melansir AFP.

Empat gerilyawan melancarkan aksinya ke arah parade militer pada pukul 9 pagi waktu setempat. Serangan itu dilancarkan tepat saat warga Iran memperingati dimulainya perang Iran-Irak pada 1980 silam.

"Dua orang di antaranya tewas dan dua orang ditangkap," ujar Wakil Gubernur Khuzestan, Ali-Hossein Hosseinzadeh.

Beberapa media melaporkan bahwa para gerilyawan menyamar dengan berpakaian ala militer Iran.

(kid)