Anggota administrasi Trump menyebut bahwa AS tidak akan melakukan penarikan pasukan sampai ISIS dikalahkan secara permanen. Sebab selama ini kelompok militan itu sangat keras kepala dan para jihadis begitu ulet untuk bertahan di kantong terakhir mereka.
Tentara AS telah terlibat di Suriah sejak 2014 dan saat ini telah menempatkan lebih dari 2000 tentaranya di negara itu. Mereka utamanya ditugaskan untuk melatih dan memberi masukan bagi tentara Kurdi dan Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Trump Kecam Iran dalam Sidang PBB |
Tapi Menteri Pertahanan Jim Mattis memperingatkan bahwa menghentikan peperangan di Suriah terlalu cepat akan menjadi kesalahan yang fatal. Sementara perwakilan khusus AS untuk Suriah, bulan ini juga menyebut bahwa AS tidak akan terburu-buru angkat kaki dari negara yang tengah dilanda perang itu.
"Menyingkirkan kekhalifahan tidak berarti Anda membabi buta mengatakan menghabisi mereka dan keluar (dari Suriah), lalu dikemudian hari bertanya-tanya mengapa kekhalifahan itu kembali," jelas Mattis kepada wartawan di Pentagon pekan ini, seperti dikutip AFP.
Pada Senin (26/9) penasihat keamanan nasional John Bolton, penasihat keamanan nasional Trump mendorong lebih jauh ide untuk menarik tentara AS. Selama ini Bolton dikenal sebagai jendral yang sangat sengit terhadap Iran.
"Kami tidak akan meninggalkan (Suriah) selama tentara Iran beradai diluar batas negara Iran," jelasnya kepada wartawan.
Muncul kekhawatiran bahwa Suriah akan jadi salah satu daerah pendudukan baru AS setelah Afganistan dan Irak. AS telah menduduki Afghanistan selama 17 tahun. Hingga saat ini pun ribuan pasukan AS telah ditempatkan di Irak sejak AS pertama kali menyerbu negara itu pada 2003.
"Kebijakan AS sekarang tinggal di Suriah selama Iran tetap tinggal, dan Iran tampaknya tidak terburu-buru untuk pergi. Ada peluang untuk eskalasi, atau kecelakaan, yang melibatkan pasukan Rusia," jelas Andrew Parasiliti dari RAND Corporation, organiosasi nonprofit AS yang mengamati kebijakan global, kepada AFP. (eks/eks)