Penamaan ulang ini dilakukan terkait protes dari Yunani yang menyebut bahwa nama Makedonia telah digunakan pada salah satu provinsi di negara itu.
Athena lantas menuduh Skopje telah melanggar batas wilayah dan warisan budaya. Sengketa nama dan sejarah Makedonia ini telah berlangsung selama 27 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Zoran Zaev menyebut bahwa perubahan nama ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Hal ini bisa membuka peluang bagi negara miskin itu untuk bergerak melewati perselisihan dan berintegrasi dengan Barat.
Dia memiliki dukungan dari sejumlah pemimpin Eropa dan AS yang telah memberi dukungan kepada Skopje.
"Anda tahu pasti bahwa kesepakatan tak ada kesepakatan yang lebih baik yang dapat dilakukan," kata Zaev kepada warga minggu ini di salah satu acara kampanye terakhirnya, seperti diberitakan AFP.
Lihat juga:Makedonia Sepakat Ganti Nama |
"Kami tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk masa depan yang lebih baik bagi Makedonia," kata Bogdana Zabrcanec, seorang penduduk dari pusat kota Prilep yang datang untuk mendengarkan pidato Zaev pekan ini.
Tetapi bahkan jika pemilih menyetujui perubahan nama, kesepakatan masih perlu diratifikasi di parlemen. Oposisi sayap kanan mengancam untuk memblokir kesepakatan perubahan nama tersebut.
Jika perubahan nama berhasil dilakukan, keanggotaan NATO sudah menanti. Tapi, keanggotaan Makedonia di Uni Eropa masih harus melalui sejumlah rintangan.
Berdasarkan standar Uni Eropa, Makedonia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan terkait pengentasan korupsi dan supremasi hukum. (eks/eks)