"Sebuah bom ditanam di bawah kursi kantor kampanye Qahraman. Kami masih menyelidiki insiden ini," ujar juru bicara Gubernur Helmand, Omar Zwak, sebagaimana dikutip Reuters.
Tak lama setelah insiden ini terjadi, kelompok militan Taliban mengklaim sebagai dalang dari rencana pembunuhan Qahraman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, 22 warga dilaporkan tewas ketika menghadiri kampanye di Provinsi Takhar, pekan lalu.
Belakangan, Taliban memang bertekad memboikot pemungutan suara parlemen demi melawan pemerintahan Afghanistan yang selama ini didukung oleh Barat. (has)