Hal ini dilaporkan oleh satu stasiun televisi lokal Australia, 7News Sydney. Stasiun televisi swasta Australia berbasis di Sydney itu telah berdiri sejak 1954.
Menurut laporan mereka, pesan Whatsapp dari Menlu RI yang dikirim pada Senin (15/10) malam tersebut telah beredar di kalangan anggota kabinet Perdana Menteri Scott Morrison.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menampar wajah Indonesia dalam isu Palestina. Ini bisa mempengaruhi hubungan bilateral (RI-Australia)."
[Gambas:Twitter]
Pesan itu dikirimkan Retno menanggapi rencana Perdana Menteri Scott Morrison yang ingin mengumumkan keputusannya untuk mempertimbangkan pemindahan kedutaan besar Australia untuk Israel di Tel Aviv ke Yerusalem.
Pernyataan itu diumumkan Morrison pada Selasa (16/10) pagi, ketika Indonesia tengah menjamu kedatangan Menlu Palestina Riad Al Malki.
Hingga berita ini diturunkan, CNNIndonesia belum bisa mengonfirmasi kebenaran isi pesan tersebut. Kementerian Luar Negeri RI melalui juru bicaranya, Arrmanatha Nasir menolak memberikan komentar ketika ditemui langsung. Begitu juga Menlu Retno Marsudi belum memberikan tanggapan ketika ditanya melalui pesan singkat.
Relasi Jakarta-Canberra kembali memanas akibat isu ini. Sebagai salah satu pendukung Palestina, Indonesia melalui Retno telah "mengungkapkan keprihatinan yang sangat serius dan mempertanyakan" Australia terkait rencana relokasi kedutaan tersebut. (rds/eks)