Dalam pertemuan itu, Jepang sempat menawarkan tambahan bantuan bagi korban gempa Palu di Indonesia.
"Dia menanyakan akan bantu berapa lagi yang dibutuhkan Indonesia. Saya bilang nantilah setelah rehabilitasi kita lihat lagi," ujar JK seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (19/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Saat Peluit Utang Era Jokowi Ditiup Nyaring |
Sebelum bertemu Abe, JK juga melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Pertama Komisi dan Komisioner Uni Eropa, Frans Timmermans di Gedung Berlaymont, Kamis (18/10) sore waktu setempat.
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas hubungan ekonomi antara Uni Eropa dengan Indonesia. Menurut JK, Uni Eropa telah sepakat menunda larangan ekspor minyak kelapa sawit (CPO) Indonesia hingga tahun 2030.
"Kita membahas masalah CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) dan masalah-masalah tentang perdagangan, sawit, dan segala macamnya," katanya.
Usai bertemu Timmermans, JK juga bertemu Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipars untuk membahas kerja sama di bidang ekonomi.
Dalam KTT tahun ini tema diskusi yang diangkat adalah "Asia dan Eropa: Mitra Global untuk Tantangan Global".
Para pemimpin negara Asia-Eropa akan berdialog dan bekerja sama dalam berbagai bidang di antaranya perdagangan, investasi, konektivitas pembangunan berkelanjutan, iklim, hingga tantangan keamanan seperti terorisme, non-proliferasi, keamanan siber, dan migrasi tidak teratur. (pris/eks)