"Sebagian kecil dari kapal itu telah diidentifikasi karbon dan dikonfirmasi sebagai bangkai kapal utuh tertua yang dikenal manusia," jelas pemimpin Proyek Arkeologi Laut Hitam yang dipimpin Inggris dalam sebuah pernyataan, Selasa (23/10).
Para peneliti tercengang ketika menemukan bangkai kapal yang sangat mirip dengan desain kapal yang ada di vas anggur Yunani kuno. Menariknya, kemudi, bangku mendayung, bahkan isi pegangan kapal itu tetap utuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan mengapa kapal dagang dari era 400 SM ini tetap utuh adalah karena air di Laut Hitam yang bersifat anoxic, atau bebas oksigen. Tenggelam di kedalaman lebih dari 2.000 m dari permukaan laut juga membuat kapal ini diluar jangkauan penyelam modern.
"Terlindungi, aman," tambahnya. "(Kapal) ini tidak memburuk dan tidak mungkin menarik pemburu."
Kapal itu adalah salah satu dari banyak pelacakan antara koloni Mediterania dan Yunani di pantai Laut Hitam. Lokasi penemuannya berada lebih dari 80 km dari kota Burgas, Bulgaria.
Kapal ini mirip dengan gaya yang digambarkan oleh Pelukis Siren pada karya seni Siren Vase di Museum British. Pada 480 SM, vas itu menunjukkan Odysseus diikat ke tiang sebagai kapalnya berlayar melewati tiga hewan laut mitos yang jika bernyanyi lagunya akan mengantar pelaut kepada kematian mereka.
Sampai saat ini muatan kapal itu masih belum diketahui. Tim tersebut mengatakan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak dana jika mereka harus kembali ke situs untuk melakukan penelitian.
Lihat juga:Artefak Titanic akan Dilelang untuk Umum |
"Sebagai arkeolog kami tertarik dengan apa yang dapat kami ceritakan tentang teknologi, perdagangan, dan pergerakan di area ini."
Selama tiga tahun ekspedisi akademik menemukan 67 bangkai kapal termasuk kapal dagang Romawi dan armada perdagangan Cossack abad ke-17. (eks/eks)