Kantor berita Anadolu melaporkan jaksa penuntut Saudi akan memeriksa kantor konsulat Saudi di Istanbul, tempat Khashoggi tewas setelah sebelumnya dinyatakan hilang tiga pekan lalu.
Selain itu, jaksa Saudi juga dikabarkan akan bertemu dengan kepala jaksa Istanbul meski belum jelas waktu pertemuan keduanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ankara juga menyatakan pihaknya telah berbagi informasi penyelidikan Khashoggi bersama sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Perancis, dan Rusia.
Setelah sempat menyangkal, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas di dalam konsulatnya di Istanbul pada 2 Oktober lalu.
Meski begitu, Riyadh menegaskan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam konspirasi pembunuhan tersebut,
Saudi menganggap pembunuhan Khashoggi merupakan "sebuah kesalahan sangat besar" yang dilakukan "pihak-pihak" di luar otoritas dan tanggung jawab mereka.
Raja Salman secara terbuka menyebut pembunuhan Khashoggi sebagai peristiwa menjijikkan.
Sementara jaksa Saudi untuk pertama kalinya pada pekan lalu menyatakan pembunuhan Khashoggi telah direncanakan sebelumnya, berdasarkan bukti-bukti hasil penyelidikan aparat Turki. (rds/ayp)