DFA melaporkan bahwa TKW bernama Emerita Gannaban itu diduga tewas setelah diracun di Rumah Sakit Pangeran Mohammed bin Abdulaziz di Riyadh pada 29 Oktober lalu.
"Kementerian, di waktu yang sama, meyakinkan keluarga Emerita Gannaban, asisten rumah tangga berusia 44 tahun dari Provinsi Kalinga, bahwa kami akan melakukan penyelidikan mendalam atas kematiannya, juga dugaan dia diperlakukan tak baik," demikian pernyataan Kemlu Filipina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemlu Filipina juga memberi kepastian bahwa jasad Gannaban akan dipulangkan setelah penyelidikan rampung.
"Duta Besar Christopher Patrick Aro mengatakan Kedubes sedang menunggu hasil autopsi atas Gannaban," tulis Kemlu Filipina.
Di akhir pernyataannya, Kemlu Filpina menyampaikan duka terdalam bagi keluarga Gannaban. (has)