Krisis, Tiga Juta Penduduk Venezuela Eksodus ke Luar Negeri

CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 05:22 WIB
Krisis, Tiga Juta Penduduk Venezuela Eksodus ke Luar Negeri Seorang perempuan Venezuela menunjukkan paspor di Kantor Imigrasi Kolombia. (AFP PHOTO / Luis ROBAYO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan krisis ekonomi dan politik yang terjadi di Venezuela beberapa waktu belakangan ini telah mendorong rakyat negara tersebut melakukan eksodus besar- besaran ke negara lain.

Data mereka menunjukkan sejak 2015 lalu, sudah ada tiga dari 12 juta penduduk Venezuela yang eksodus atau meninggalkan Venezuela ke negara lain. Eksodus tersebut sebagian besar dilakukan ke Kolombia dan Peru.

Kolombia sampai saat ini menampung sekitar satu juta lebih penduduk Venezuela. Pemerintah Bogota memperkirakan, jika eksodus terus berlanjut pada 2021 Kolombia akan menerima limpahan empat juta penduduk Venezuela.



William Spindler Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mengatakan eksodus tersebut didorong oleh kekerasan, hiperinflasi, serta kekurangan obat dan makanan yang dialami penduduk di Venezuela.

"Eksodus ini mengalami percepatan dalam enam bulan terakhir," katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/11).

Namun, angka tersebut dibantah oleh Pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Menurut Maduro, isu eksodus memang digemakan untuk membenarkan adanya intervensi asing dalam urusan dalam negeri Venezuela.

"Itu berita palsu," katanya.
Krisis, Tiga Juta Penduduk Venezuela Eksodus ke Luar NegeriFoto: AFP PHOTO / Luis ROBAYO

Venezuela sebenarnya merupakan negara Minyak. Tapi, negara tersebut saat ini tengah tenggelam dalam krisis ekonomi.

Banyak kalangan menilai, krisis ekonomi tersebut disebabkan oleh Pemerintahan Presiden Sosialis Nicolas Maduro. Maduro dianggap telah merusak ekonomi Venezuela dengan memperbesar pengawasan negara terhadap kegiatan ekonomi di negaranya.

(Reuters/agt)