Insiden California, Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang

CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 12:45 WIB
Insiden California, Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Presiden Donald Trump memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai simbol duka atas insiden penembakan di bar California yang menewaskan 12 orang. (Reuters/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika SerikatDonald Trump, memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih dan instansi pemerintahan lainnya sebagai simbol duka atas insiden penembakan di bar California yang menewaskan 12 orang.

"Sebagai tanda hormat bagi para korban dari aksi kekerasan di Thousand Oaks, California, pada 7 November 2018, dengan kewenangan yang diberikan kepada saya sebagai Presiden Amerika Serikat oleh Konstitusi, saya memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih," demikian pernyataan Trump.
Melalui pernyataan yang dirilis di situs resmi Gedung Putih itu, Trump juga memerintahkan hal serupa di seluruh gedung pemerintahan, pos militer dan stasiun angkatan laut, juga semua kapal hingga matahari terbenam pada 10 November.

"Saya juga memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di semua kedutaan besar AS, legasi, kantor konsular, dan semua fasilitas lainnya di luar negeri, termasuk fasilitas militer dan kapal angkatan laut, juga stasiunnya," tulis Trump.


Kepala kepolisian daerah setempat, Geoff Dean, melaporkan bahwa tragedi ini bermula ketika pelaku yang teridentifikasi bernama David Long menembak satu petugas keamanan di depan bar pada Rabu (7/11).
Pukul 23.20, mantan anggota marinir yang pernah mengabdi di Afghanistan itu masuk ke dalam bar dan melepaskan tembakan secara membabi buta.

Para pengunjung lantas berlarian menghindari tembakan. Dua belas orang terkapar kehilangan nyawa, sementara 23 orang lainnya terluka karena "melompat dari jendela dan terperosok saat ingin bersembunyi di bawah meja."

Setelah mendapatkan laporan rinci mengenai insiden tersebut, Trump langsung menyampaikan belasungkawanya melalui Twitter.

"Saya baru saja diberi informasi lengkap mengenai penembakan buruk di California. Aparat Penegak Hukum dan petugas Tanggap Darurat, bersama FBI, sudah berada di lapangan. 13 orang, saat ini, dilaporkan tewas," tulis Trump.



Trump kemudian memuji keberanian petugas kepolisian yang sangat cepat menanggapi insiden ini, termasuk Sersan Sheriff Ron Helus. Ia tewas setelah berhadapan langsung dengan pelaku.

"Tuhan memberkati semua korban dan keluarga korban. Terima kasih, Aparat Penegak Hukum," tulis Trump. (has/has)