Kedua Kali dalam Sehari, Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Asia

CNN Indonesia | Senin, 12/11/2018 15:34 WIB
Kedua Kali dalam Sehari, Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Asia Ilustrasi. (Reuters/Kim Hong-Ji)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah jet tempur Amerika Serikat dilaporkan jatuh di perairan selatan Okinawa, Jepang, pada Senin (12/11), tak lama setelah pesawat F-16 Negeri Paman Sam kecelakaan di Laut Singapura.

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan dua kru pesawat berhasil diselamatkan dalam insiden itu.

Juru bicara Kemhan Jepang, Osamu Kosakai, mengatakan pesawat tersebut jatuh sekitar 250 kilometer dari timur atau tenggara Ibu Kota Naha, Okinawa, sekitar pukul 11.45 siang waktu lokal.


"Dua kru pesawat berhasil keluar dan diselamatkan oleh helikopter militer AS," tutur Kosakai kepada AFP.
Dia menambahkan insiden itu disebut tidak membahayakan kedua pilot. Menurut dia, kecelakaan terjadi akibat masalah pada mesin pesawat.

Sementara itu, petugas penjaga pantai mangatakan pihaknya tengah mengirim "sebuah pesawat ke lokasi kejadian guna meninjau apakah ada puing pesawat atau tumpahan minyak."

Okinawa telah lama menjadi salah satu basis militer AS di Negera Matahari Terbit itu. Pulau di selatan Jepang itu setidaknya menampung sekitar 47 ribu personel AS.

Selama puluhan tahun terakhir, warga Okinawa telah menuntut pemindahan sejumlah pangkalan militer menyusul kecelakaan militer di wilayah tersebut.
Tak sedikit pula oknum personel militer AS yang tinggal di Okinawa dikabarkan kerap melakukan tindak kejahatan terhadap warga sekitar.

Insiden jet tempur jatuh ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di awal pekan ini. Di hari yang sama, jet tempur F/A-18 Khusus Kapal Induk (CVW) milik Angkatan Laut Amerika Serikat juga jatuh saat melakukan latihan rutin di Laut Filipina. Kedua awak dikabarkan selamat dalam kejadian itu.

Angkatan Laut AS menyatakan kedua pilot langsung ditemukan dan diselamatkan oleh pesawat penyelamat dari kapal induk USS Ronald Reagan, yang baru saja menyelesaikan latihan perang Keen Sword 2018 bersama Angkatan Laut Jepang. Kabarnya jet tempur itu mengalami masalah teknis.

"Para kru pesawat segera diselematkan oleh pesawat pencari dan penyelamat CVN 76 dari USS Ronald Reagan, mereka dibawa ke atas kapal untuk mendapat perawatan medis. Kedua pilot dalam keadaan baik," kata Panglima Armada Ketujuh (7th) Angkatan Laut Amerika Serikat melalui keterangan resmi mereka.
Kecelakaan militer ini bukan yang pertama kali dialami angkatan laut AS. Pada Agustus 2017 lalu, kapal perang USS John McCain bertabrakan dengan kapal tanker di perairan Singapura, tepatnya di timur Selat Malaka.

Insiden tersebut menjadi yang keempat kalinya dialami kapal perang AS di perairan Asia sepanjang 2017.

Akibat kecelakaan itu, Angkatan Laut AS mencopot Laksamana Madya Joseph Aucoin dari posisinya sebagai komandan Armada Ketujuh Angkatan Laut AS. (rds/has)