"Sejumlah warga Belanda diancam, diplomat Belanda. Ini sudah sangat serius," kata Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok, seperti dilansir AFP, Selasa (13/11).
Stef menyatakan sudah meminta bantuan kepada Menteri Luar Negeri Pakistan, Syah Mahmud Qurashi. Dia tidak merinci berapa banyak diplomat yang ditarik dari Pakistan. Namun, dia menjamin pelayanan untuk visa dan urusan lainnya di kedutaan mereka di Ibu Kota Islamabad tetap berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TLP bahkan mendesak pemerintah Pakistan supaya memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda. Hanya saja Kemendagri Pakistan enggan mengkonfirmasi kabar itu. Namun, mereka menyatakan tidak pernah menyatakan ancaman kepada siapapun.
Cuitan Wilders soal perlombaan karikatur Nabi Muhammad S.A.W., juga mendapat reaksi keras dari dalam negeri Belanda. Sekitar 144 pengurus masjid di Negeri Kincir Angin meminta supaya Twitter membekukan akun Wilders karena dianggap menghasut kebencian di antara umat manusia.
"Twitter menyediakan sarana kepada Wilders untuk menebar kebencian ke seluruh dunia. Kalau seperti itu, maka Twitter dan Wilders patut dihukum.," kata juru bicara Federasi Budaya Islam Turki (TICF) di Belanda, Ejder Kose, seperti dilansir Deutsche Welle.