SPF menyatakan bahwa robot tersebut bisa bergerak secara mandiri dengan rute yang telah dipetakan. Robot yang dilengkapi kamera 360 derajat itu juga mampu mendeteksi dan menghindari sejumlah rintangan.
Dikutip Channel NewsAsia, robot tersebut juga memiliki interkom dan dapat berfungsi sebagai pos komando polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prototipe robot ini dirancang melalui kolaborasi polisi dan industri mitra. Robot tersebut merupakan bagian dari proyek percobaan eksplorasi potensi robot meningkatkan kemampuan operasional SPF.
"Ini adalah langkah positif dalam upaya kami untuk membangun aset robotik kami yang dapat digunakan dalam berbagai aspek kepolisian seperti dalam operasi keamanan selama peristiwa besar, dalam keterlibatan masyarakat, dan pengamanan protektif," demikian pernyataan SPF, Rabu (14/11).
Tak hanya pemimpin 10 negara anggota ASEAN, KTT kali ini juga dihadiri sejumlah petinggi negara mitra ASEAN seperti Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Perdana Menteri China Li Keqiang, Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, PM Jepang Shinzo Abe, dan PM Australia Scott Morrison.
Presiden Joko Widodo juga hadir dalam KTT ke-33 ini. Dalam rangkaian acara selama tiga hari itu, Jokowi dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan Presiden Putin, PM Morrison, dan PM Abe. (rds/has)