Kepala kepolisian wilayah Butte, Korea Honea, mengatakan bahwa angka orang hilang hingga Jumat (16/11) tercatat sebanyak 1.011 meningkat drastis dari laporan sebelumnya yang hanya 630.
"Daftar ini sangat dinamis," ujar Honea yang kemudian mengatakan bahwa data ini masih mentah dan ada kemungkinan satu nama tercatat lebih dari satu kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Honea, nama-nama dalam daftar itu dihimpun dari laporan melalui hotline yang dibuka satu malam setelah kebakaran meluas pada pekan lalu.
"Saya rasa tidak layak kita duduk di sini dan berspekulasi mengenai masa depan," tutur Honea sebagaimana dikutip Reuters.
Sementara itu, Honea juga melaporkan bahwa hingga akhir pekan ini, jumlah jasad korban yang sudah dievakuasi menembus angka 71.
Warga yang selamat juga tak lantas dapat hidup tenang karena rumah mereka kebanyakan sudah rata dengan tanah.
[Gambas:Video CNN]
Dengan laporan 9.800 rumah hancur akibat kebakaran, setidaknya 1.100 orang ditampung di berbagai tempat darurat, seperti gereja, sekolah, dan pusat-pusat komunitas lainnya.
Sebagian lainnya memilih untuk menyewa satu tempat bersama sanak saudaranya atau mendirikan tenda di dekat kendaraan mereka.
Begitu besar dampak yang ditimbulkan, bencana ini pun disebut-sebut sebagai kebakaran terparah sepanjang sejarah California. (has)