Tentara Korut yang Membelot Ternyata Anak Jenderal

CNN Indonesia | Senin, 19/11/2018 14:49 WIB
Tentara Korut yang Membelot Ternyata Anak Jenderal Ilustrasi suasana di Korea Utara. (REUTERS/Danish Siddiqui)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang mantan prajurit Korea Utara yang nyaris tewas ditembak oleh sejawatnya saat membelot ke Korea Selatan, Oh Chong Song, dikabarkan merupakan anak seorang jenderal. Namun, meski demikian dia disebut bukan pendukung setia pemimpin Korut, Kim Jong Un.

Sebagaimana dilansir AFP, Senin (19/11), Song menyatakan hal itu dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jepang, Sankei Shimbun. Dia mengaku orang tuanya adalah tentara dengan pangkat mayor jenderal.

Menurut pemuda berusia 25 tahun itu, dia merasa tidak jauh berbeda dari kawan sebayanya. Menurut dia, tidak ada yang sangat fanatik terhadap Jong Un.
"Di sana (Korut) orang-orang terutama sikap kaum muda semuanya acuh tak acuh soal politik. Kami tidak ada yang loyal. Kemungkinan 80 persen generasi saya seperti itu," kata Song.


Menurut Song, kondisi itu terjadi karena masyarakat merasa sistem kepimpinan di Korea Utara tidak adil. Apalagi pemerintah juga tidak pernah menjamin ketersediaan pangan yang cukup di sana.

Saat menerobos pos penjagaan perbatasan di Panmunjom pada 13 November 2017, Song menyetir dalam keadaan mabuk. Karena takut dieksekusi, dia memutuskan terus tancap gas dan akhirnya melintas ke Korea Selatan, meski ditembaki.
"Kalau mereka tidak menembak, saya yakin mereka akan dihukum. Kalau saya jadi mereka mungkin saya akan melakukan hal yang sama," kata Song.

Song menyatakan sebelum dia membelot, setiap hari pemerintah Korea Utara menggelar propaganda kalau mereka bersiap perang dengan Amerika Serikat. Namun, melihat perkembangan saat ini, ada kemungkinan hal itu tidak terjadi. (ayp/ayp)