Sebagaimana dilansir AFP, kabar duka ini disampaikan langsung oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis (22/11).
Korobov memimpin GRU menggantikan pemimpin terdahulunya, Igor Sergun, yang meninggal dunia pada Januari 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu serangan kontroversial terbaru adalah terhadap mantan agen mata-mata Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia, yang diracun menggunakan senjata kimia Novichok di Inggris pada Maret lalu.
GRU merupakan satu dari tiga badan intelijen di Rusia selain FSB dan SVR. (cin/has)