"Saya akan memastikan 1MDB dan bagaimana sejumlah pemimpin merampok negara dimasukkan ke dalam buku sejarah agar generasi penerus tidak melakukan kesalahan serupa," ujar Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee, seperti dilansir The Straits Times, Senin (3/12).
Maszlee mengutarakan gagasan ini ketika menanggapi sejumlah pertanyaan dari seorang anggota parlemen, Ahmad Maslan, dalam sebuah rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian pertanyaan ini dilontarkan di tengah wacana Maszlee untuk membentuk komite peninjau peningkatan buku teks sejarah dan metode pengajarannya.
Keseluruhan kasus ini pertama kali menjadi perhatian publik setelah pada 2015 Wall Street Journal melaporkan aliran dana sebesar US$700 juta dari 1MDB ke rekening pribadi Najib.
Sejauh ini, Najib telah dijerat 40 dakwaan, termasuk pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan dalam skandal 1MDB. (has)