Media propaganda ISIS, Amaq, memberitakan bahwa sang pelaku merupakan salah satu anggota mereka.
"Pelaku serangan di Kota Strasbourg adalah salah satu tentara ISIS. Dia melancarkan operasi tersebut sebagai respons untuk menyerukan serangan yang menargetkan warga-warga negara yang tergabung dalam koalisi internasional melawan ISIS," bunyi pernyataan Amaq seperti dikutip AFP, Kamis (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancis adalah salah satu dari belasan negara yang tergabung dalam koalisi internasional untuk melawan ISIS di Suriah dan Irak. Koalisi yang dipimpin Amerika Serikat itu telah menggempur ISIS sejak 2014.
[Gambas:Video CNN]
Koalisi tersebut juga memberikan pelatihan serta dukungan lain bagi pasukannya untuk memerangi kelompok teroris tersebut.
Prancis masih terus bersiaga tinggi menyusul serangan teror yang menerjang negara di Eropa Barat itu dalam beberapa tahun terakhir.
Akibat penembakan ini, aparat Prancis memperketat pengamanan sejumlah lokasi-lokasi wisata, pasar, hingga kantor parlemen Eropa yang berbasis di Strasbourg.
Pasukan militer unit anti-teror dan personel keamanan lainnya juga dikabarkan telah dikerahkan guna mengamankan Strasbourg pascapenembakan. (rds/has)