Dalam sebuah wawancara di Forum Doha pada Minggu (16/12) pekan lalu, Cavusoglu menyatakan Trump mengatakan langsung kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam KTT G20 di Argentina kalau AS sedang menyiapkan ekstradisi Gulen.
Mengutip CNN, Senin (17/12), ulama yang bermukim di Pennyslvania, AS itu dituding sebagai otak upaya kudeta terhadap Presiden Turki yang gagal pada 2016. Gulen telah berulang kali menampik tudingan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cendekiawan Turki, Fethullah Gulen yang diduga dalang kudeta pada 2016. (REUTERS/Greg Savoy/Reuters TV) |
Permintaan ekstradisi telah diajukan Turki kepada pemerintahan Barack Obama sebelum digantikan oleh Donald Trump. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda dari Washington menunjukkan bahwa ektradisi akan segera dilakukan.
Bulan lalu, Kementerian Luar Negeri AS menyatakan telah menerima permintaan ekstradisi dari Turki. Namun, Trump menyebut ia tidak berencana mengesktradisi Gulen.
[Gambas:Video CNN] (fey/ayp)
Cendekiawan Turki, Fethullah Gulen yang diduga dalang kudeta pada 2016. (REUTERS/Greg Savoy/Reuters TV)