"Pasukan melepaskan tembakan ke arah sebuah kendaraan yang diduga mencoba menerobos pagar pembatas militer di Ramallah, dan menewaskan seorang penumpang," ucap juru bicara tersebut seperti dikutip AFP, Jumat (21/12).
Di hari yang sama, militer Israel melaporkan seorang warga Palestina lainnya melancarkan aksi penembakan di sebuah terminal bus di Tepi Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua insiden ini terjadi di utara Kota Ramallah, tempat dua insiden kekerasan serupa terjadi pada 9 dan 13 Desember lalu.
Warga Palestina dilaporkan melontarkan rentetan penembakan ke sebuah halte bus di dekat perumahan warga Israel di Ofra, Tepi Barat, pada awal Desember lalu.
Insiden yang terjadi secara terpisah itu menewaskan total 13 orang, termasuk dua personel militer dan seorang bayi yang terpaksa dilahirkan secara prematur akibat sang ibu terluka parah.
Kedua insiden itu menyebabkan militer Israel melancarkan operasi pencarian pelaku dan membuat situasi di Tepi Barat memanas.
Selain Barghouti, aparat Israel juga dilaporkan menangkap sejumlah tersangka lain dalam operasi tersebut. (rds/ayp)