Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama Yusuf Muhammad Martak, sebagai salah satu koordinator aksi unjuk rasa menyatakan mengutuk keras penindasan yang dilakukan pemerintah China terhadap etnis Uighur dan minoritas Muslim lainnya di Xinjiang.
"Kami berdiri di sini untuk membela saudara kami, Muslim Uighur di China. Kami mengutuk keras perbuatan yang dilakukan rezim pemerintah komunis China terhadap etnis Uighur yang nyata melanggar HAM dan hukum internasional," ucap Yusuf saat berorasi di depan massa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta Komnas HAM RI menyelamatkan muslim Uighur dan bersikap tegas terhadap rezim komunis China," katanya.
Orasi Yusuf disambut takbir oleh massa pendemo. Berbagai slogan dan atribut bertuliskan "Save Uighur" dan "Saatnya Umat Islam Selamatkan Umat" hingga bendera berisikan kalimat Tauhid ikut meramaikan demo tersebut.
"Usir, usir, usir komunis! Usir komunis sekarang juga!" teriak massa.
Aksi damai ini diikuti oleh berbagai individu dan organisasi Muslim yang peduli terhadap nasib Uighur. Namun, sebagian peserta demo terlihat merupakan kelompok-kelompok yang pernah mengikuti demo aksi damai 212.