Hal ini pertama kali terungkap dalam pemberitaan harian Turki, Hurriyet, yang melaporkan bahwa kedua pemimpin negara tersebut berbincang pada Jumat pekan lalu.
Di tengah perbincangan, Trump memerintahkan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, untuk "memulai pekerjaan" persiapan penarikan pasukan dari Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Trump memang memutuskan untuk menarik pasukan dari Suriah karena mengklaim bahwa ISIS sudah angkat kaki dari negara pimpinan Presiden Bashar al-Assad tersebut.
Keputusan itu diumumkan tak lama setelah Erdogan mengancam bakal meluncurkan operasi menggempur milisi Kurdi yang dilatih AS untuk memberantas ISIS di Suriah.
Langkah Trump ini dikecam oleh banyak pihak, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk para negara sekutu AS yang tergabung dalam koalisi di Suriah. (has)