Hingga kini, bencana alam tersebut telah menewaskan 429 orang dan melukai 1.400 lainnya.
"Rusia turut berduka atas (bencana yang menimpa) negara sahabat Indonesia," ucap Putin dalam telegramnya kepada Jokowi, seperti dikutip kantor berita TASS pada Rabu (26/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Putin, sejumlah kepala negara lain seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga telah menyampaikan ucapan serupa bagi Indonesia.
Trump menyatakan dukungan bagi Indonesia dan turut mendoakan kesembuhan bagi para korban selamat yang terdampak bencana.
"Kehancuran yang tak terbayangkan akibat bencana tsunami di Indonesia," ucap Trump awal pekan ini.
"Lebih dari 200 orang mati dan hampir seribu orang terluka atau tidak terhitung. Kami berdoa untuk kesembuhan dan penyembuhan. Amerika hadir bersamamu," tambah presiden AS ke-45 itu.
Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB) dan Uni Eropa juga berjanji akan segera menyalurkan bantuan kemanusiaan jika pemerintah Indonesia membutuhkan.
"PBB siap membantu proses evakuasi dan penanggulangan bencana yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia," ucap juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui pernyataan.
Tsunami yang menerjang Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) kemarin menyorot perhatian dunia.
Sebagian media asing arus utama seperti CNN, The Guardian, Reuters, BBC, hingga Al Jazeera turut menjadikan bencana tersebut sebagai berita utama selama beberapa hari terakhir.
Kejadian tersapunya kelompok musik Seventeen oleh gelombang tsunami ketika pentas di kawasan Pantai Anyer juga tak luput dari perhatian.
Selain memakan banyak korban tewas, bencana tsunami Selat Sunda menyebabkan sedikitnya 16 ribu warga mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.