Seperti dilansir AFP, pemerintah Sisilia juga menutup jalan bebas hambatan yang melintasi laut karena gempa itu. Hal itu diduga berkaitan dengan letusan Gunung Etna sejak Senin (24/12) lalu. Erupsi itu mengakibatkan gempa tremor yang terus-menerus.
Menurut analisis Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi Italia (INGV) gempa itu terjadi sekitar dini hari dan pusatnya berada pada kedalaman satu kilometer di bawah tanah. Pusat gempa itu terletak di sebelah utara Catania.
Lihat juga:Gunung Etna Meletus, Bandara Sisilia Ditutup |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunung setinggi 3300 meter itu memang tercatat beberapa kali meletus selama 2700 tahun terakhir. Erupsi yang terakhir terjadi pada musim semi 2017. Sedangkan yang terbesar terjadi pada musim dingin 2008/2009.