Kabar itu dilaporkan kantor berita Tasnim, mengutip salah satu pejabat tinggi keamanan Iran.
"Pemerintah Afghanistan telah diinformasikan terkait komunikasi dan pembicaraan yang dilakukan antara Iran dan Taliban. Proses ini akan terus berlanjut," ucap Sekretaris Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani pada Rabu (26/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini belum ada penjelasan lengkap dari Iran terkait pembicaraan itu. Tasnim juga tak mengungkap di mana pembicaraan kedua pihak itu terjadi.
"Republik Islam Iran selalu menjadi salah satu pilar utama stabilitas keamanan di kawasan dan kerja sama antara kedua negara (Iran-Afghanistan) tentu akan membantu menyelsaikan masalah keamanan Afghanistan saat ini," kata Shamkhani seperti dikutip AFP.
Presiden Afghanistan telah mengumumkan rencana pemerintah membentuk sebuah tim untuk kesepakatan damai dengan Taliban.
Afghanistan juga telah mendeklarasikan gencatan senjata sementara selama tiga bulan dengan Taliban pada Agustus lalu. Namun, gencatan senjata tersebut tak cukup membuat Afghanistan bebas dari serangan bom bunuh diri dan kekerasan yang dilakukan militan lainnya.
Pada Senin (24/12) lalu, bom bunuh diri dan penembakan terjadi di salah satu kompleks kantor pemerintah di Ibu Kota Kabul. Insiden itu menewaskan setidaknya 43 orang dan melukai puluhan lainnya.