"Kami menginformasikan jumlah korban tewas mencapai 126 orang dalam ledakan bom di pusat pelatihan tentara," kata seorang pejabat angkatan bersenjata Afghanistan, seperti dilansir Reuters, Senin (21/1).
Kepala Dinas Kesehatan Maidan Wardak, Salem Asgherkhail menyatakan korban luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit setempat. Yang kondisinya agak serius dirujuk ke Ibu Kota Kabul, seperti dilansir AP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, mengatakan kelompoknya bertanggung jawab atas serangan itu.
Zabihullah menyatakan mereka juga sedang menggelar pembicaraan damai dengan perwakilan Amerika Serikat, Zalmay Khalilzad hari ini. Pertemuan itu berlangsung di Qatar.
Sebelumnya mereka menolak berunding karena AS mendesak menghadirkan perwakilan pemerintah Afghanistan dalam negosiasi itu.