"Penyerang itu datang menggunakan kendaraan dari Nablus, keluar dari kendaraan dan berupaya menikam seorang tentara SDF yang ada di dekat pos pemeriksaan," demikian pernyataan militer Israel.
Pernyataan itu berlanjut, "Seorang tentara lainnya merespons dengan menembak ke arah teroris itu dan menetralkannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi saling serang seperti ini memang kerap terjadi di Tepi Barat setelah perundingan damai antara Israel dan Palestina gagal pada 2014.
Salah satu isu utama yang memicu pertikaian antara Israel dan Palestina adalah kedua belah pihak memperebutkan Yerusalem sebagai ibu kota mereka kelak.
Ketika perundingan masih terus berlanjut tanpa solusi, Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, keputusan yang dikecam oleh kebanyakan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. (has)