Keputusan ini dilansir langsung oleh Pengadilan Rakyat Menengah Nomor 2 Tianjin di Kota Tinanjin. Dalam pengumuman tersebut, pengadilan memastikan bahwa Wang dinyatakan bersalah.
Mengutip Reuters, sebuah dokumen dakwaan pada tahun 2017 mengklaim bahwa Wang telah dipengaruhi oleh pasukan anti-China yang menyusup, kemudian dilatih oleh kelompok-kelompok luar negeri hingga menerima dana bantuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum diadili dalam persidangan pada Desember lalu, ia sempat dinyatakan hilang pada Agustus 2015. Saat itu otoritas China sedang gencar-gencarnya menindak keras aktivis HAM dan pengacara yang dianggap mengancam.
Sejumlah kelompok HAM di China juga menuding dakwaan atas Wang sebagai kasus palsu. Banyak yang curiga kasus Wang ditutup-tutupi, melihat keterbatasan informasi dari pihak berwenang.
Pihak berwenang juga melarang akses bertemu untuk istri Wang, Li Wenzu, dan tujuh kuasa hukum yang ditunjuk untuk membelanya.
Sejumlah diplomat negara Barat dan jurnalis asing diadang polisi ketika mendekati gedung pengadilan di hari persidangan Wang. Aktivis Yang Chunlin dikabarkan ditahan aparat kepolisian ketika melakukan perjalanan ke Tianjin untuk mendukung Wang.
Salah satu pengacara Wang, Yu Wensheng, turut dijerat tudingan menghasut subversi. Ia ditangkap pada Januari dan dilepaskan dari lisensi hukum. (fey/has)