Seperti dilansir Associated Press, Senin (11/2), kabar itu dilaporkan menggemparkan Timor Leste. Menurut Uskup Agung Dili, Virgílio do Carmo da Silva, dia sudah memecat Daschbach karena diduga melecehkan anak-anak yang tinggal di rumah singgah yang dibangun sejak 1960-an.
Daschbach datang pertama kali ke Timor Leste pada 1966. Saat itu, Timor Leste masih menjadi wilayah jajahan Portugis. Pada 1992, Daschbach mendirikan rumah singgah 'Panduan Hidup' di Oe-Kusi Ambeno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keluarga, Daschbach kembali dari Oe-Kusi Ambeno pada tahun lalu, tetapi saat ini dia dilaporkan kembali ke Timor Leste. (ayp)