Menerka Transportasi Pilihan Kim Jong-un untuk Bertemu Trump

CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 15:12 WIB
Menerka Transportasi Pilihan Kim Jong-un untuk Bertemu Trump Ilustrasi pesawat Kim Jong-un. (AFP Photo/Greg Baker)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kim Jong-un lebih memilih pesawat sewaan Air China ketimbang jet resminya yang sudah usang saat akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Singapura tahun lalu. Kini, pilihan moda transportasi Kim untuk bertemu untuk kedua kalinya dengan Trump pun menjadi sorotan.

Sejumlah spekulasi menyebut Kim kemungkinan akan lebih memilih menggunakan jet pribadinya untuk menempuh perjalanan dari Korut menuju tempatnya bertemu dengan Trump kedua kalinya di Hanoi, Vietnam, pada 27-28 Februari mendatang.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa spekulasi ini beredar mengingat jarak antara Korut dan Hanoi hanya sekitar 2.760 kilometer, lebih dekat ketimbang ke Singapura yang berjarak 4.700 kilometer dari negara Kim.
Menurut sejumlah pihak, jarak tersebut masih dapat ditempuh dengan pesawat kenegaraan Kim, Chammae-1, yang merupakan jet era Soviet.


Namun, sejumlah spekulasi menyebut Kim mungkin akan menyewa pesawat dari China lagi jika ia lebih mementingkan keselamatan.

Beberapa ahli mengatakan bahwa saat pertemuan perdana dengan Trump, Kim lebih memilih menyewa pesawat China karena pertimbangan keamanan.
Armada Boeing 747-400 milik Air China yang kala itu dipakai Kim dilaporkan sudah sering dipakai oleh pejabat tinggi China untuk lawatan luar negeri.

Pesawat kenegaraan Korut sendiri sebenarnya memadai. Diambil dari nama burung nasional Korut, pesawat itu merupakan armada Ilyushin-62 M yang secara teori dapat menempuh jarak 10 ribu kilometer tanpa mengisi ulang bahan bakar.

Ketika saudara Kim, Kim Yo-jong, berkunjung ke Seoul, Korea Selatan, untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang pada Februari 2018, ia juga menggunakan pesawat kenegaraan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Armada itu kemudian menjadi tumpangan para pejabat Korut saat akan mendampingi Kim di Singapura pada tahun lalu.

Selain pesawat, beberapa rumor lain membuka kemungkinan Kim menggunakan kereta melalui jalur China menuju Vietnam, seperti saat ia berkunjung ke Beijing bulan lalu.

Kemungkinan ini kian masuk akal ketika mengetahui kakek Kim sekaligus pendiri Korut, Kim Il-sung, dua kali bepergian menggunakan kereta ke Vietnam pada medio 1950 dan 1960-an. (has/has)