"Saya pikir, pada akhirnya, kami akan sangat sukses menghadapi tuntutan itu. Ini adalah kasus yang dibuka dan langsung akan tertutup," ujar Trump sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (19/2).
Tuntutan itu diajukan oleh 16 negara bagian, termasuk California dan New York. Mereka menganggap pemerintahan Trump mengambil uang dari para pembayar pajak yang seharusnya dapat digunakan untuk membangun wilayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Draf itu hanya menyediakan US$1,375 miliar untuk tembok perbatasan, jauh dari jumlah yang diminta Trump, yakni US$5,7 miliar atau setara dengan Rp80,5 triliun.
Sementara itu, Kongres harus segera menyepakati anggaran untuk menghindari penutupan pemerintahan yang jatuh tempo pada 15 Februari lalu.
[Gambas:Video CNN]
Trump pun terpaksa menyepakati anggaran tersebut, tapi tetap ingin mendapatkan dana lebih besar untuk membangun tembok yang ia sebut sangat penting demi membendung arus imigran ilegal ke AS.
Dengan deklarasi darurat tersebut, pemerintah dapat memanfaatkan anggaran militer dan dana negara lainnya untuk membangun tembok pembatas di sepanjang perbatasan dengan Meksiko yang situasinya dianggap sudah darurat. (has)