Di hadapan pejabat Rusia, Putin mengatakan tidak ingin berkonfrontasi dan tidak akan mengerahkan rudalnya, meski AS memutuskan keluar dari perjanjian mengenai pengendalian peluru kendali jarak menengah Perang Dingin pada bulan ini. Dia mengatakan Rusia tak ragu merespons setiap penyebaran senjata yang dilakukan AS.
Dia mengatakan para pembuat kebijakan Negeri Paman Sam harus memperhitungkan risiko sebelum mengambil langkah apa pun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin menuduh AS kerap menuding negaranya membangun senjata berbahaya sebagai alasan agar bisa mundur dari Perjanjian Rudal Nuklir Jarak Menengah (Intermediate-Range Nuclear Force).
Baru-baru ini, Putin juga menuturkan Rusia akan keluar dari traktat tersebut dan kembali memulai pengembangan sistem senjata baru yang tidak diatur perjanjian tersebut.
Sejumlah pihak menganggap keluarnya AS dan Rusia dari INF menandakan era perlombaan senjata baru.