"Bir ini terinspirasi dari pancaran alami Gunung Paektu yang terletak antara Korut dan China," ujar manajer Standing Bar di Hanoi, Nguyen Thi Huong Anh, ketika menjelaskan asal usul Kim Jong Ale kepada Reuters.
Dengan tinggi sekitar 2.750 meter, Paektu adalah gunung tertinggi di Korut yang konon merupakan tempat kelahiran ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pola dasar koktail Negroni, Tannin Wine Bar menyuguhkan minuman "Peace Negroniation" yang terdiri dari soju rasa anggur, vermouth, dan Angostura.
"Saya harap semua delegasi bisa datang ke sini dan meminum cocktail tersebut. Minuman ini dapat memfasilitasi negosiasi. Setelah satu atau dua kali minum, akan lebih mudah bernegosiasi," ujar manajer Tannin Wine Bar, Antoine Ursat.
"Fireball sekuat Trump. Manis, tapi juga berapi-api. Ketika Anda meminumnya, rasanya sangat pedas awalnya, tapi akhirnya manis," tutur pemilik Unicorn Pub, Trinh Xuan Dieu.
Nama minuman itu sendiri diambil dari makian yang dilontarkan Trump untuk Kim saat mereka berseteru terkait program nuklir Korut, jauh sebelum kedua negara menggelar pertemuan tingkat tinggi perdana di Singapura tahun lalu.
[Gambas:Video CNN]
Dalam pertemuan itu, Kim dan Trump menandatangani satu dokumen bersama terkait perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea.
Namun, banyak pihak menganggap dokumen itu tidak cukup jelas mengukur sejauh mana denuklirisasi harus dilakukan secara teknis.
Selain itu, AS-Korut juga masih berselisih paham terkait proses denuklirisasi. AS berkeras tetap menjatuhkan sanksi terhadap Korut sampai negara itu benar-benar melucuti senjata nuklirnya.
Di sisi lain, Korut ingin AS mencabut sanksi seiring negaranya melakukan proses denuklirisasi. (has)