Pesawat itu membawa 142 penumpang. Kepada Reuters, manajer umum maskapai, Shakil Miraj mengatakan seluruh penumpang sudah meninggalkan keluar dari pesawat tanpa mengalami luka.
"Ada 142 penumpang dan semuanya sudah keluar dari pesawat dengan selamat," kata Miraj.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mabuk, Pria Rusia Coba Bajak Satu Pesawat |
"Kami mencoba menangkapnya atau membuatnya menyerah tetapi dia menolak dan kemudian kami menembaknya," kata Mayor Jenderal S M Motiur Rahman dari Angkatan Darat Bangladesh.
Kata seorang pejabat otoritas penerbangan, pelaku diduga memasuki kokpit Biman Bangladesh Airlines dan memaksa pilot melakukan pendaratan darurat.
Pelaku sempat mengatakan kepada pilot bahwa ia memiliki masalah pribadi dengan istrinya dan ingin berbicara dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.
Pelaku diperkirakan berusia sekitar 20 tahun dan kemungkinan warga Bangladesh, sebab dia berbicara dalam bahasa Bangla. Belum diketahui pasti juga identitas pelaku. (reuters/osc)