Pemerintah Vietnam menyatakan mereka hanya memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mempersiapkan pertemuan puncak kedua pemimpin itu. Hal ini berbeda dengan pertemuan pertama di Singapura pada Juni 2017 yang memiliki waktu persiapan sekitar dua bulan.
"Keamanan akan berada pada tingkat maksimum," kata Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung, seperti dilansir Associated Press, Senin (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keamanan yang sangat ketat diminta oleh otoritas Korea Utara karena mereka sangat waspada atas keselamatan Kim. Keputusan Kim menggunakan kereta dianggap lebih mudah dijaga ketimbang menggunakan pesawat.
Vietnam juga telah mengumumkan penutupan jalan yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang rute yang dilalui Kim dari dan menuju Hanoi.
Departemen Urusan Jalan Vietnam mengatakan penutupan jalan akan dilakukan di Jalan Tol Satu dari Dong Dang, yang berbatasan dengan China sejauh 169 kilometer ke perbatasan Hanoi.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, Vietnam juga ingin memamerkan perbaikan ekonomi dan pembangunannya, setelah kehancuran akibat perang Vietnam.
Menteri Informasi Vietnam, Nguyen Manh Hung, mengatakan ada sekitar 3.000 jurnalis dari 40 negara meliput perhelatan itu.
Banyak pihak berharap pertemuan Trump dan Kim bisa mengakhiri ketegangan di Semenanjung Korea, dan menciptakan perdamaian abadi di daerah itu. Di sisi lain, Korea Utara diharapkan mengakhiri program senjata nuklir.
Meski demikian, banyak pakar yang tidak yakin Kim akan melepaskan program nuklirnya.
Anak-anak TK yang berbusana Hanbok juga berlatih lagu untuk menyambut Kim. Dan juga para turis berpose di depan ratusan bendera AS dan Korea Utara yang berkibar di sekitar kota. (ham/ayp)