AS Cek Dugaan Pakistan Pakai Jet Buatannya untuk Serang India

CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 10:15 WIB
AS Cek Dugaan Pakistan Pakai Jet Buatannya untuk Serang India Ilustrasi F-16. (Reuters/Hamad I Mohammed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat tengah mencari tahu mengenai dugaan Pakistan menggunakan jet F-16 buatannya untuk menembak jatuh pesawat militer India di Kashmir pekan lalu.

Hal itu dilakukan AS demi menelusuri kemungkinan pelanggaran yang dilakukan Pakistan atas kesepakatan pembelian senjata dengan Washington.

"Kami mengetahui laporan-laporan tersebut dan sedang mencari lebih banyak informasi. Kami merespons seluruh tuduhan penyalahgunaan sistem pertahanan secara sangat serius," ucap seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di Islamabad pada Minggu (3/3).


Bentrokan militer antara Pakistan dan India terus memanas sejak bom bunuh diri menerjang konvoi personel India di wilayah Kashmir pada 14 Februari lalu. 
New Delhi menyalahkan Islamabad atas insiden yang menewaskan sedikitnya 40 personel militernya itu.

Sejak itu, kedua negara saling menembak jatuh pesawat militer di Kashmir hingga memicu penangguhan penerbangan komersial lantaran alasan keamanan.

India menuding Pakistan menggunakan jet F-16 untuk menembak pesawat-pesawatnya tersebut. Namun, seorang juru bicara militer Pakistan membantah klaim itu.
Pakistan juga sempat menahan dua pilot India akibat kejadian itu. Dikutip Reuters, keduanya dibebaskan Islamabad pada Jumat pekan lalu sebagai bentuk "gerakan perdamaian."

Langkah itu dinilai berhasil mengurangi ketegangan antara kedua negara secara signifikan meski militer India dan Pakistan sama-sama masih siaga tinggi di perbatasan Kashmir.

"Secara garis besar, Garis Kontrol (LoC/perbatasan kedua negara di Kashmir) tenang tadi malam tapi kita tidak pernah tahu kapan (bentrokan) akan aktif lagi," ucap seorang menteri di wilayah Kashmir bagian Pakistan, Chaudhry Tariq Farooq.

"Ketegangan masih ada," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Pasukan militer India mengatakan mereka juga tengah meluncurkan operasi anti-militansi besar di Kashmir. Sejauh ini, operasi tersebut diklaim telah menewaskan dua anggota militan.

Meski hidup bertetangga, relasi India dan Pakistan selalu terganjal konflik di Kashmir. Sejak merdeka dari Inggris, Kashmir dibagi dua menjadi wilayah untuk India dan Pakistan. Kedua negara kemudian bertarung untuk memperebutkan keseluruhan wilayah Kashmir. (rds/has)