"Saya akan kaget dalam konteks negatif bila ia melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan pemahaman kami, tapi kita lihat apa yang akan terjadi. Saya akan sangat kecewa bila melihat uji coba," kata Trump, seperti dilansir Reuters, Jumat (8/3) .
Ia juga mendapat kabar dari dinas intelijen di Korea Selatan mengenai aktivitas di kawasan Sanumdong, dekat Pyongyang, yang memproduksi rudal balistik. Peluru kendali itu diklaim dapat mencapai wilayah AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan mengenai pengaktifan kembali sejumlah situs rudal Korut ini muncul setelah pertemuan antara Trump dan Kim Jong-un di Vietnam pada pekan lalu berakhir tanpa hasil kesepakatan denuklirisasi.
[Gambas:Video CNN]
Dalam konferensi pers setelah pertemuan di Hanoi tersebut, Trump membeberkan bahwa AS sebenarnya sudah menyiapkan satu dokumen kesepakatan yang dapat ditandatangani usai konferensi tingkat tinggi dengan Kim.
Di akhir pertemuan, Trump memilih untuk tak meneken dokumen apa pun karena tidak mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi. (adp/has)