AS Tarik Semua Diplomat dari Venezuela

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 13:33 WIB
AS Tarik Semua Diplomat dari Venezuela Ilustrasi. (Anthony DELANOIX via Unsplash)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat sudah menarik semua diplomat dari Venezuela pada Kamis (14/3), seiring peningkatan ketegangan kedua negara setelah Washington menyatakan dukungan kepada oposisi Presiden Nicolas Maduro.

"Hari ini, semua diplomat AS yang tersisa di Venezuela sudah meninggalkan negara itu. Saya tahu ini adalah waktu yang sulit bagi mereka," ujar Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, sebagaimana dikutip AFP.
Melanjutkan pernyataannya, Pompeo berkata, "Mereka benar-benar berdedikasi mendukung aspirasi rakyat Venezuela untuk hidup dalam demokrasi dan membangun masa depan lebih baik bagi keluarga mereka."

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari langkah AS yang sebelumnya sudah menarik sebagian diplomat mereka dari Venezuela sebagai simbol penolakan terhadap pemerintahan Maduro.


Penarikan tersebut dilakukan tak lama setelah AS menyatakan dukungan terhadap Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela yang mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pada Januari lalu.
Sejak saat itu, Maduro selalu menyalahkan AS atas kesengsaraan di negaranya. Ia menolak bantuan yang diberikan AS untuk rakyat Venezuela di tengah krisis perekonomian.

Menurut Maduro, bantuan itu merupakan salah satu jalan bagi AS untuk melakukan infasi ke negaranya. Maduro juga menyalahkan AS atas padam listrik yang terjadi di negaranya selama sepekan belakangan. (has)