Dalam dokumen 73 halaman berjudul "The Great Replacement" itu, pria yang diketahui bernama Brenton Tarrant tersebut mengaku ingin menyerang umat Muslim.
Dikutip The Guardian, Tarrant juga menegaskan motivasinya dalam melakukan penembakan massal, yakni ingin "menciptakan ketakutan dan menghasut kekerasan terhadap umat Muslim."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan-tulisan itu dikabarkan merupakan nama dari beberapa tokoh militer bersejarah dalam bahasa Inggris dan bahasa Eropa Timur.
Dalam video siaran langsungnya yang sempat beredar viral di media sosial, Tarrant terlihat dengan santai memarkir mobilnya di sebuah gang yang terletak di sebelah masjid.
[Gambas:Video CNN]
Ia langsung mengambil sejumlah senapan lalu berjalan santai menuju masjid sambil sesekali terdengar bersiul.
Sesampainya di depan masjid, pria itu melepaskan tembakan ke umat yang sedang beribadah di sana. Terekam pula beberapa orang mengerang di lantai masjid.
Sejumlah orang lainnya terlihat terkapar tak berdaya. Tarrant bahkan masih menembaki orang-orang yang sudah tergeletak di lantai masjid. (rds/has)