Seperti dilansir Reuters, Senin (18/3), peristiwa itu terjadi di persimpangan Ariel, dekat kompleks pemukiman ilegal Israel. Pelaku menikam seorang prajurit berusia 19 tahun yang identitasnya tidak disebutkan.
Pelaku lantas mengambil mobil dan kabur. Ketika melintas dia menembak seorang tentara Israel, kemudian lanjut ke arah desa Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan di Jalur Gaza peristiwa itu disebarkan melalui pengeras suara masjid. Anggota Hamas lantas membagikan permen kepada masyarakat.
[Gambas:Video CNN]
Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, menyatakan bakal mengejar pelaku dan ditangkap, kemudian mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Belum diketahui apakah pelaku merupakan anggota organisasi atau bergerak seorang diri. Serangan di Tepi Barat memang marak antara 2015 hingga 2016. Sejak itu gelombang serangan menurun.
Israel mencaplok Tepi Barat sejak Perang 1967. Namun, Palestina tidak mengakui pendudukan itu. Proses perundingan damai antara keduanya juga mandek sejak 2014.