Menurut surat yang berisi ringkasan yang diajukan oleh Jaksa Agung Bill Barr kepada kongres, Mueller juga menolak untuk memutuskan bahwa Trump merintangi proses hukum (obstruction of justice).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ulasannya sendiri tentang temuan Mueller soal salah satu tuduhan yang paling fenomenal terhadap Trump, Barr mengatakan bahwa, "tidak cukup untuk membuktikan bahwa presiden melakukan perintangan terhadap proses hukum."
Lihat juga:Facebook Larang Iklan Politik Jelang Pilpres |
Surat itu pun membuat Partai Demokrat AS semakin bertekad untuk menyelidiki Trump lebih lanjut dengan menggunakan bukti dari penyelidikan Mueller.
"Tampaknya Departemen Kehakiman menempatkan masalah secara jujur di sidang Kongres," cuit kader Partai Demokrat Jerry Nadler, yang juga merupakan ketua Komite Kehakiman DPR.
Namun demikian, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menilai laporan Mueller itu jelas membuktikan bahwa Trump tak bersalah.
"Jaksa khusus tidak menemukan kolusi dan tidak menemukan upaya perintangan apapun," ujar Sanders dalam sebuah pernyataan.
"Temuan-temuan Departemen Kehakiman adalah pembebasan total dan lengkap bagi Presiden Amerika Serikat," tandas dia.
[Gambas:Video CNN] (arh)