Sebagaimana dilansir Reuters, satu situs pemantau penerbangan, Flifghtradar24, mendeteksi satu pesawat Ilyushin-62 dan satu pesawat kargo Antonov AN-124 meninggalkan bandara militer Rusia menuju Caracas pada Jumat lalu.
Sementara itu, kargo kedua mengangkut 35 ton material pertahanan. Menurut situs pemantau penerbangan Adsbexchange, kargo itu meninggalkan Caracas pada Minggu (24/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Oposisi Rebut Pos Diplomatik Venezuela di AS |
"Ada sejumlah kontrak yang sedang dalam proses, kontrak militer teknis," demikian laporan Sputnik, mengutip seorang sumber dari kedubes.
Kementerian Informasi Venezuela, juga Kementerian Pertahanan Rusia dan Kementerian Luar Negeri Rusia belum memberikan konfirmasi kepada Reuters terkait laporan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Kabar ini datang di tengah peningkatan ketegangan di Venezuela setelah pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, mendeklarasikan diri sebagai presiden interim menggantikan Nicolas Maduro pada Januari lalu.
Guaido langsung mendapatkan dukungan dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat. Sementara itu, Maduro tetap didukung oleh sekutunya, seperti Rusia dan China. (has)