FOTO: Dilema Dataran Tinggi Golan

Reuters - Asociated Press, CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 15:39 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat mengklaim Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel. Padahal, status kawasan itu masih sengketa antara Israel dan Suriah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim sepihak wilayah Dataran Tinggi Golan adalah milik Israel. (REUTERS/Ronen Zvulun)
Pemerintah Suriah mengecam pernyataan Presiden AS, Donald Trump, soal Dataran Tinggi Golan. Mereka berjanji bakal merebut kembali kawasan itu. (REUTERS/Ammar Awad)
Dataran Tinggi Golan merupakan wilayah sengketa. Kawasan itu diduduki oleh Israel pada Perang Enam Hari 1967 dan dicaplok dari Suriah pada 1981. (AP Photo/Ariel Schalit, File)
Indonesia menyatakan tetap mengakui Dataran tinggi Golan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Suriah, dan saat ini masih dicaplok Israel sejak Perang Enam Hari pada 1967. (REUTERS/Ammar Awad)
Langkah Israel melakukan aneksasi terhadap Dataran Tinggi Golan tidak pernah diakui dunia. (REUTERS/Omar Sanadiki)
Suriah juga mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar rapat darurat terkait Dataran Tinggi Golan. (REUTERS/Ammar Awad)
Dataran Tinggi Golan adalah wilayah strategis yang memisahkan Israel dan Suriah. Di sana menjadi salah satu pusat pertanian dan kawasan latihan militer Israel. (AP Photo/Oded Balilty, File)
Sejumlah negara-negara Arab juga menolak klaim AS yang menyatakan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Israel. (REUTERS/Ammar Awad)
Di Dataran Tinggi Golan juga terdapat sejumlah tempat wisata dan peninggalan arkeologi penduduk Yahudi di masa lalu. (REUTERS/Ammar Awad)
Persoalan status Dataran Tinggi Golan dikhawatirkan menimbulkan gejolak baru di kawasan Timur Tengah. (REUTERS/Amir Cohen)